Eks Pangeran Andrew Tinggalkan Royal Lodge Usai Epstein Files Ungkap Sisi Gelapnya

Lifestyle

Andrew Mountbatten-Windsor, yang dikenal sebelumnya sebagai Pangeran Andrew, baru-baru ini merasakan dampak signifikan dari skandal yang melibatkan dirinya. Keputusan untuk meninggalkan Royal Lodge di Berkshire, Inggris, adalah langkah yang tak terhindarkan setelah berbagai tuduhan yang menghantui karier dan reputasinya selama bertahun-tahun.

Keputusan ini diambil di tengah ketegangan yang meningkat, terutama setelah dokumen baru mengenai Jeffrey Epstein dirilis. Ketika banyak informasi publik mengungkap sisi kelam Andrew, tekanan dari keluarganya, khususnya Raja Charles III, semakin meningkat untuk menjauhkannya dari sorotan publik.

Perpisahan Andrew dengan kediaman lamanya ini menjadi simbol penting dari krisis yang tengah dihadapinya. Dengan sejarah dan kenangan yang melekat di Royal Lodge, kepergiannya terasa seperti akhir dari sebuah era dalam hidupnya.

Keputusan yang Ditempuh Andrew Setelah Tekanan Keluarga

Keputusan Raja Charles III untuk meminta adiknya meninggalkan rumah sewa ini bukan hal biasa. Tindakan tersebut diambil dengan mempertimbangkan reputasi keluarga kerajaan yang tentunya akan terpengaruh oleh berbagai tuduhan yang terus mendominasi berita.

Raja Charles, sebagai pemimpin baru, tidak ingin skandal ini menggoyahkan posisi kerajaan. Oleh karena itu, ia menyarankan Andrew untuk mengambil langkah cepat demi menjaga citra keluarga.

Bagaimanapun, keputusan untuk pergi dari Royal Lodge bukanlah hal yang mudah bagi Andrew. Tempat tersebut menyimpan kenangan indah bersama keluarganya, termasuk putri-putrinya, Eugenie dan Beatrice, yang sering menghabiskan waktu di sana.

Keberangkatan yang Tertutup dan Kontroversi yang Mengikutinya

Andrew meninggalkan Royal Lodge dengan cara yang sangat pribadi, tanpa banyak sorotan media. Dia pergi pada 2 Februari 2026, menempuh perjalanan sejauh 132 mil menuju Sandringham, sebuah tempat yang memiliki arti penting bagi keluarganya.

Perjalanan ini tidak hanya tentang mencari tempat tinggal baru, tetapi juga untuk memulai fase baru dalam hidupnya di tengah kontroversi yang ada. Proses pemindahan yang tertutup mencerminkan keengganan Andrew untuk menarik perhatian lebih lanjut pada dirinya.

Selama masa transisi ini, Andrew dilaporkan menghabiskan waktunya di Wood Farm, properti yang sebelumnya menjadi favorit mendiang Pangeran Philip. Meskipun berada di lokasi yang dikenal, dia tetap merasakan dampak emosional dari perpisahannya dengan kediaman lamanya.

Rasa Malu dan Kenangan yang Ditinggalkan

Kepergian Andrew dari Royal Lodge bukan sekadar masalah tempat tinggal; itu mencerminkan perasaan malu yang dia alami akibat kontroversi saat ini. Menurut sumber, ia merasa sangat tertekan dengan situasi ini sehingga memilih untuk pergi secara diam-diam.

Will Smith, yang adalah seorang teman dekatnya, mengungkapkan bahwa Andrew awalnya ingin bertahan lebih lama di Royal Lodge. Namun, dengan dokumentasi terbaru yang muncul, ia menyadari bahwa situasi sudah tidak lagi kondusif untuk dirinya.

Andrew tampaknya berusaha menghindari perpisahan yang emosional dari tempat yang penuh dengan kenangan keluarga. Royal Lodge bukan sekadar sekumpulan dinding; itu adalah tempat di mana dia merangkai banyak momen berharga sepanjang hidupnya.